Rabu, 29 Juni 2016

Surat untuk ibu

sebuah titipan surat teruntuk orang tua peserta didik

SURAT UNTUK MAMAHKU TERCINTA
Mamah …
Mungkin Mamah kecewa karena aku tidak jadi juara dan bahkan masuk ranking pun tidak karena aku adalah anak yang biasa-biasa saja di kelas, tapi tahukah Mamah bahwa aku adalah anak yang selalu jujur mengerjakan setiap soal-soal ujian.
Mamah …
Mungkin Mamah kecewa karena aku belum lancar membaca, menulis dan berhitung, tapi tahukah Mamah bahwa aku terus berusaha keras dan kelak satu ketika aku akan bisa seperti anak lainnya.
Mamah …
Mungkin Mamah kecewa karena aku tidak pandai matematika, tapi tahukah Mamah bahwa aku pandai berdoa dan selalu berdoa untuk Mamah setiap aku beribadah.
Mamah …
Mungkin Mamah kecewa karena aku lambat belajar di sekolah, tapi tahukah Mamah bahwa aku adalah anak yang cepat sekali jika diminta untuk membantu Mamah dirumah.
Mamah …
Mungkin engkau kecewa karena nilai-nilai raportku tidak sebaik nilai teman-temanku, tapi tahukah Mamah bahwa menurut mereka aku adalah teman yang sangat baik bagi mereka.
Mamah …
Mungkin engkau kecewa dan malu memiliki anak seperti aku, tapi aku tidak pernah merasa kecewa dan malu memiliki Mamah seperti Mamah, dan bahkan aku begitu sayang sama Mamah.
Mamah …
Mungkin engkau marah melihat ada satu nilai rendah diraport ku, tapi tahukah Mamah bahwa aku mengerjakannya dengan jujur tanpa pernah mau ikut-ikutan teman-temanku yang tidak jujur.
Mamah …
Engkau mungkin kecewa jika membandingkan diriku dengan teman-teman sekelasku yang hebat-hebat, tapi tahukah Mamah bahwa aku tidak akan pernah mau membandingkan Mamahku dengan Mamah-Mamahnya teman-temanku betapapun hebatnya Mamah-Mamah mereka.
Sungguh tak pernah terlintas sedikitpun di benakku untuk membandingkan Mamahku dengan Mamahnya teman-temanku meskipun menurut mereka Mamahku adalah Mamah yang biasa-biasa saja, karena aku selalu berusaha menerima Mamahku apa adanya, aku selalu berusaha mencintai Mamahku apa adanya, dan aku merasa sudah sangat bahagia seandainya Mamah juga mau menerima dan mencintaiku apa adanya meskipun aku hanyalah anak yang biasa-biasa saja disekolah.
Terimakasih Mamah telah mau membaca suratku dan meluangkan waktu untuk mengambil raportku, aku sungguh bersyukur engkau telah menjadi Mamahku dan aku telah menjadi anakmu.


dari anakmu